04
Jul
08

Microstrip hairpin BPF

Huehue, beberapa waktu yang lalu sempet ngobrak-ngabrik file-file foto lama. Eh, tiba-tiba ketemu foto berikut :

Wah, bring back memories banget.

Foto papan_berulir-ulir_mirip_kerajinan_tangan_anak-anak_yang_tampak_tak_berguna di atas sebenernya adalah Microstrip Hairpin Band Pass Filter, Tugas Akhir yang bikin saya lulus dari Institut Gajah Duduk.

Jadi inget jaman dulu, malam-malam panjang di lab buat nentuin dimensi, desain dan ukuran hairpin-nya dengan ketelitian 0.1 mm, diiringi simulasi iterasi pake Ansoft lebih dari seratus kali. Tujuannya adalah buat bikin Band Pass Filter dengan frekuensi yang di lewatkan adalah range frekuensi uplink GSM 900 (890 MHz – 915 MHz). Tujuan mulia-nya adalah dapat digunakan oleh industri selular agar mampu meningkatkan reliabilitas sistemnya melalui filtering frekuensi sehingga bebas interferensi.

Hasilnya ?

Hm, center frequency yang meleset hampir 10 MHz, ripple masih lumayan gede, BW lumayan mendekati 25 MHz, attenuasi hanya sedikit lebih kecil dari 2 dB, dan parameter2 lain lagi yang saya lupa..

To sum it up, lumayan puas juga lah dengan hasil karya saya ini, walopun bakalan sangat jauh banget dari memperbaiki kualitas jaringan GSM. Yang ada malah merusak. Heuheu. Gapapa deh, asal punya justifikasi tentang hasil yang didapat, ditambah dengan dikit teori-teori filter, dibumbui dengan kecap asin dan kecap manis, alhamdulillah bisa dapet nilai sidang yang memuaskan.

Kemudian setelah itu, saya tetap memiliki psikologis rata-rata anak Elektro yang baru lulus sidang dengan ngerasa “halah, TA gw kemaren gitu doang ?”

Ga kerasa, dah hampir 20 bulan sejak ngerasain deg-degannya jalanin sidang.

Kapan lagi ya, ngerasa harap-harap cemas kaya gitu ?

NB :
Makasih buat Mas Purwoko yang telah minjemin konektor SMA Female-nya (yang akhirnya bukan dipinjemin, melainkan diminta) buat saya pasang di BPF, juga buat Mas Tommy atas diskusi, wejangan, sumber data, termasuk jasa konsultasi curhat ketika saya nemu berbagai halangan ngerjain TA ini. You guys rocks !!

19
Jun
08

Cellular data rate evolution

Take a look on how data-rate of cellular technology grows !

Since GSM technology phase 1 was published on around 1990, and then continued to phase 2 (HSCSD, GPRS, and EDGE), data rate evolution was achieved by enhancing coding scheme, introducing new network elements and protocols.

By now, data rate are even more increased with implementation of packet switch network. Bridge to this evolution were GPRS, with new packet switch network element and protocols introduced.

As we all well-aware with, the so-called HSDPA, HSUPA and another High Speed technology just one step away from our front door, waiting to show us the meaning of “speed”.

The world indeed are evolving ..

*jadi inget kalo dulu tuh punya telepon yang bisa dimasukin saku aja rasanya punya barang paling canggih sedunia ..

11
Jun
08

Kentut

Di bawah ini adalah sebuah tulisan yang (menurut saya) cukup menarik. Saya ambil dari postingannya temen saya, Fanly di sebuah mailist.

Fanly, saya comot ya ..

:)

edit : ini tulisan yang dah lama beredar, tapi saya baru baca dan cukup terkesan :p

>>>

Kentut sering dijauhi, kentut sering dihina, kentut sering dianggap anak haram karena kadang nggak diketahui siapa yang melahirkannya ke dunia ini, mari kita liat masa lalu kentut…kasian mereka…
Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.
Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut).

Kenapa kentut berbau busuk ?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?

Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda)
Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly = Sunyi Tapi Mematikan ).

Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar
anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbelit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).

Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain?
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara ‘transmitter’ dengan ‘receiver’. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)

Saat apa biasanya orang kentut ?

Pagi hari di toilet. yang disebut ‘morning thunder’. Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, erbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).

Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
Tidak… sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

Mungkinkah kentut terbakar ?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi mau masak indomie, pakai saja kentut buat nyalain kompor)

Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada. .. konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada anjing).

Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut, sebaiknya dikurangi)

Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.

Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).

Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

Tapi bener-bener mengharukan,
Kadang ketika Anda menangis, tak seorang pun yang menyadari linangan air mata Anda.
Terkadang ketika Anda amat sedih, tak seorang pun yang melihat kepedihan hati Anda.
Ketika Anda bahagia, tak seorang pun yang memperhatikan senyum mengembang di bibir Anda.

Tapi, ketika Anda kentut .. semua orang menoleh ke diri Anda.
Mengharukan nggak, sih ??

Taken From: Gokil Education; Arief Muhammad Noor

Moral of the story : Liat-liat kondisi kalo mau kentut.

11
Jun
08

Metaphor

The metaphor, according to I. A. Richards in The Philosophy of Rhetoric (1936), consists of two parts: the tenor and vehicle. The tenor is the subject to which attributes are ascribed. The vehicle is the subject from which the attributes are borrowed. (http://wikipedia.org)

Saya sangat suka dengan metafora.

Rasanya setiap karya sastra, sesederhana apapun itu, menjadi jauh lebih indah bila disampaikan dengan metafora. Ingatan saya akan pengertian metafora, ketika saya masih di ajarin pelajaran Bahasa Indonesia oleh guru SMP, adalah sebuah gaya bahasa dimana makna suatu kata diasosiasikan dengan kata lain yang memiliki karakter yang sama, akan tetapi menimbulkan efek yang berbeda. Secara sederhana, meminjam makna sebuah kata untuk menjelaskan makna kata yang lain.

Seingat saya, nilai Bahasa Indonesia saya waktu SMP ga bagus2 banget, sehingga ingatan saya akan pengertian metafora (dulu terkenalnya adalah majas metafora ) kemungkinan besar tidak lah benar. Tapi paling tidak, bila dibandingkan dengan penjelasan tante wiki di atas tentang pengertian metaphor, rasanya ingatan saya ga jauh-jauh banget melesetnya.

Ah, kata-kata yang disampaikan dengan metafora, hampir selalu memiliki paramount effect.

Salahsatu yang berkesan buat saya adalah metafora maut yang digunakan Andrea Hirata dalam buku pertamanya, Laskar Pelangi, ketika tokoh Ikal mendeskripsikan persahabatan mereka anggota Laskar :

Saat itu aku menyadari bahwa kami sesungguhnya adalah kumpulan persaudaraan cahaya dan api. Kami berjanji setia di bawah halilintar yang menyambar-nyambar dan angin topan yang menerbangkan gunung-gunung. Janji kami tertulis pada tujuh tingkatan langit, disaksikan naga-naga siluman yang menguasai Laut Cina Selatan. Kami adalah lapisan-lapisan pelangi terindah yang pernah diciptakan Tuhan.

Metafora yang hiperbolistik.

06
Jun
08

Ponakan 1

ponakan pertama

Perkenalkan, namanya Shofiya Latifa.
Ponakan pertama saya, sekaligus cucu pertama dari orang tua saya, juga seringkali jadi alesan saya buat sering2 pulang ke Tasik.
Saat ini hobinya yang paling utama adalah meracau ga jelas sambil teriak-teriak (bangunin Aa-nya yang lagi tidur) sama makan segala macem (mentang2 dah punya dua pasang gigi atas-bawah).
Tanggal 29 Mei kemaren Fiya umurnya pas setaun.

Cepet gede ya Fiya.
Tumbuh kuat, sehat dan sholehah.
Mudah-mudahan kalo dah gede, ga terlalu cerewet kaya Ummi-nya (hehe, heureuy atuh Teh).

05
Feb
08

Hijrah

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya hari jumat lalu, ngikut materinya Reza M. Syarif.

Jadi inget dulu, waktu jaman-jamannya kuliah dan masih berprofesi sambilan sebagai pemburu-training-gratisan-training-apapun-itu-yang-penting-gratis, saya kenal Reza sebagai Super Trainer.
Belakangan saya tau, bahwa gelar Super Trainer adalah titel yang dia berikan untuk dirinya sendiri, sehingga membuat sebuah brand image yang luar biasa bagi masyarakat. Karena dengan begitu, katanya, kita sedikit banyak dapat membuat image kita sendiri di mata orang lain, dan yang paling penting adalah membuat dapat membuat image-ideal diri kita di mata kita sendiri.

Memang dalam dunia trainer ataupun motivator, saya lihat tidak lepas dari hiperbolisasi istilah, yang tujuannya tentu untuk memunculkan motivasi sebagai tenaga pendorong perubahan, dan menciptakan image.
Bagi yang lumayan suka liat2in motivator, pasti lumayan akrab dengan istilah seperti : Salam Super, Salam Dahsyat, Luar Biasa, dan salam-salam hiperbolistik lainnya.

Hm, balik lagi ke apa yang mau saya omongin.
Menurut Reza, untuk dapat melakukan sebuah hijrah, atau perpindahan, yang dalam konteks istilah dapat dimaknai sebagai sebuah proses berpindah seseorang dari sebuah kondisi tertentu ke kondisi lain yang lebih baik, ada 2 hal yang dapat dilakukan.

Pertama adalah transformasi.
Yaitu merubah bentuk. Berganti rupa. Memaksa diri untuk berubah. Analoginya adalah seperti ulat yang menjadi kupu-kupu, batu hitam legam yang menjadi permata, atau pasir tak berguna yang menjadi mutiara. Yang dibutuhkan adalah momen dan motivasi, dan setiap orang dapat menciptakan momen dan motivasi-nya sendiri.

Yang kedua adalah reformasi.
Yaitu merubah fungsi dan makna yang sudah ada, menjadi kondisi lain yang lebih mendekati ideal. Mengganti susunan. Menyusun kembali target capaian. Tentunya yang dibutuhkan adalah visi dan langkah-langkah untuk merealisasikannya.

Yah, tidak banyak yang bisa saya sampaikan.
Selain karena daya serap saya terhadap sebuah materi yang disampaikan secara oral-dan saya terima secara auditori cukup lemah, memang sesi materinya pun tidak lama.

Hal yang saya sampaikan di atas pun tidak sepenuhnya saklek sesuai dengan yang disampaikan Reza, melainkan saya olah dulu sesuai dengan pemahaman saya, kemudian saya sajikan dengan bahasa saya sendiri.

Dan jangan tanyakan cara ketiga setelah transformasi dan reformasi, bisa-bisa nanti saya jawab ‘reboisasi’.

*Paling ga blog-nya ga jablay-jablay banget lah ..

Cag.

14
Dec
07

Memoar sembilan bulan

Tak terasa saya sudah menjadi buruh rantau di Jakarta selama 9 Bulan. Lebih tepatnya 9 bulan kurang satu jam setengah, menurut hitungan kalender masehi.
Banyak hal yang sudah saya pelajari tentang kehidupan selama ini.
Tapi rasanya semakin banyak pula saya menyadari bahwa saya belum tau apa-apa mengenai hidup.
Semakin nyaman juga dengan apa yang saya kerjakan, eksistensi sebagai “bagian dari komunitas” rekan-rekan sekantor juga rasanya semakin jelas.

Tapi katanya hati-hati dengan kemapanan.
Karena bisa mematikan.

Ah, ini mau nulis apaan sih ?
Kayanya nulis ini cuma karena kasihan dengan si-Blog.
Jadi jablay selama 6 bulan lebih.

Kacian.
Kecepian.
Bye.

07
Jun
07

Yatta !!

Alhamdulillah, we made it.
212.253 MSUB was succesfully migrated from HLR jambi1 to HLRI Palembang2.

Than as PIC on this activity, i have no worry anymore for today.

I know few things that i dont know before, and i have experienced a little part of being an SSS engineer.
Time to go home, have some sleep, and hope tomorrow will be another nice day.

Once again, alhamdulillah.
cya all.

07
Jun
07

Fall Back !!

Hi, remember me ?

I think you should. I’ve just post in here at 1.40 this morning.
This time, i am still at the same place, and for same activity too.
HLRid migration from HLRc Jambi-1 to HLRi Palembang-2.
Yesterday activity was postponed due to some problem that we have. We forced to do the fall back scenario. And now we repeat the process, with great optimism that we wont face same problem again this time.
This time, i think i have better preparation for this agenda than yesterday. I made few calls earlier, i contact each person in charge earlier too, so that the process will go smoothly.
And for this process is prioritized than another, some departement must delay their work because of my work.
My colleague at another department once said to me : “Pak, tolong kali ini jangan gagal. Kalo bapak gagal, dan ngulang Migrasi lagi, kerjaan kita bakal ke-delay terus. Soalnya kalo bapak punya agenda, kita yang ngalah”
Huff, i have a little grunt in my heart.
Who like failure ?
Failure has no meaning except it can make us strong, and learn from every mistakes that we have ever done.
“Sapa yang mau gagal Pak ?Kita juga pengennya sukses dong !!”
That was my thought.

But i dont know.
Lets see.
In a few hour from now.

06
Jun
07

Progress

I’m an “angat-angat tai ayam” blog writer. Once om aCh use this term for a blogwriter like me.
My posts on this blog are really depend on my mood to write. Even my visit to this personal blog of mine too, moody.

Thats just the way i am, i dont know what i must do to change myself.
But nevermind then, because this time i have both mood and chance to write. Although maybe, like the other previous post, my story this time barely has any meaning.

Okay, it is 1.40 in the morning. Im still at my desk in Wisma Mulia. And i am staring at the monitor in front of me, punching the keyboard to type a message, off course.
Today i have an assigment from my boss. We call the job : Migrasi HLR. HLR Migration is an activity, where we move some HLRid from one HLR to another. This must do to maintain HLR capacity, so that we can give best service to our customer.
Although the HLRs that we are talked about is in jambi and palembang, but i still can do my job by stand still in Jakarta.
All i have to do is make few call (or a bunch of call, if we facing a problem–like this time), and coordinating our colleagues to do their job. It sounds very easy. Just make a few call, and the day will be a sunny day forever. But in fact, that is not as easy as it heard. The hardest part of being in my postion is to make a decision.
To lead the process so it will go smoothly and enjoyable, and also to cancel the process if it will go down the cliff.
Today, i do the second.
HLR migration today is postponed, until we have enough analysis for the problems, and also enough alternative solutions to break through.
Thats all.
I think im ready to go home, and have a rest.
Tomorrow (in fact, i should say “later”), i have to go to work as usual.

And for you who are not really familiar with : HLR, HLRid, etc, you can ask Brian, wendy, fadly, frida, Mr. Adit, yourself, and offcourse Uncle Google and Ms. Wiki.

Bye, see you then.




 

November 2009
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 1,347 hits