Archive for the 'Opinion' Category

11
Jun
08

Metaphor

The metaphor, according to I. A. Richards in The Philosophy of Rhetoric (1936), consists of two parts: the tenor and vehicle. The tenor is the subject to which attributes are ascribed. The vehicle is the subject from which the attributes are borrowed. (http://wikipedia.org)

Saya sangat suka dengan metafora.

Rasanya setiap karya sastra, sesederhana apapun itu, menjadi jauh lebih indah bila disampaikan dengan metafora. Ingatan saya akan pengertian metafora, ketika saya masih di ajarin pelajaran Bahasa Indonesia oleh guru SMP, adalah sebuah gaya bahasa dimana makna suatu kata diasosiasikan dengan kata lain yang memiliki karakter yang sama, akan tetapi menimbulkan efek yang berbeda. Secara sederhana, meminjam makna sebuah kata untuk menjelaskan makna kata yang lain.

Seingat saya, nilai Bahasa Indonesia saya waktu SMP ga bagus2 banget, sehingga ingatan saya akan pengertian metafora (dulu terkenalnya adalah majas metafora ) kemungkinan besar tidak lah benar. Tapi paling tidak, bila dibandingkan dengan penjelasan tante wiki di atas tentang pengertian metaphor, rasanya ingatan saya ga jauh-jauh banget melesetnya.

Ah, kata-kata yang disampaikan dengan metafora, hampir selalu memiliki paramount effect.

Salahsatu yang berkesan buat saya adalah metafora maut yang digunakan Andrea Hirata dalam buku pertamanya, Laskar Pelangi, ketika tokoh Ikal mendeskripsikan persahabatan mereka anggota Laskar :

Saat itu aku menyadari bahwa kami sesungguhnya adalah kumpulan persaudaraan cahaya dan api. Kami berjanji setia di bawah halilintar yang menyambar-nyambar dan angin topan yang menerbangkan gunung-gunung. Janji kami tertulis pada tujuh tingkatan langit, disaksikan naga-naga siluman yang menguasai Laut Cina Selatan. Kami adalah lapisan-lapisan pelangi terindah yang pernah diciptakan Tuhan.

Metafora yang hiperbolistik.

05
Feb
08

Hijrah

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya hari jumat lalu, ngikut materinya Reza M. Syarif.

Jadi inget dulu, waktu jaman-jamannya kuliah dan masih berprofesi sambilan sebagai pemburu-training-gratisan-training-apapun-itu-yang-penting-gratis, saya kenal Reza sebagai Super Trainer.
Belakangan saya tau, bahwa gelar Super Trainer adalah titel yang dia berikan untuk dirinya sendiri, sehingga membuat sebuah brand image yang luar biasa bagi masyarakat. Karena dengan begitu, katanya, kita sedikit banyak dapat membuat image kita sendiri di mata orang lain, dan yang paling penting adalah membuat dapat membuat image-ideal diri kita di mata kita sendiri.

Memang dalam dunia trainer ataupun motivator, saya lihat tidak lepas dari hiperbolisasi istilah, yang tujuannya tentu untuk memunculkan motivasi sebagai tenaga pendorong perubahan, dan menciptakan image.
Bagi yang lumayan suka liat2in motivator, pasti lumayan akrab dengan istilah seperti : Salam Super, Salam Dahsyat, Luar Biasa, dan salam-salam hiperbolistik lainnya.

Hm, balik lagi ke apa yang mau saya omongin.
Menurut Reza, untuk dapat melakukan sebuah hijrah, atau perpindahan, yang dalam konteks istilah dapat dimaknai sebagai sebuah proses berpindah seseorang dari sebuah kondisi tertentu ke kondisi lain yang lebih baik, ada 2 hal yang dapat dilakukan.

Pertama adalah transformasi.
Yaitu merubah bentuk. Berganti rupa. Memaksa diri untuk berubah. Analoginya adalah seperti ulat yang menjadi kupu-kupu, batu hitam legam yang menjadi permata, atau pasir tak berguna yang menjadi mutiara. Yang dibutuhkan adalah momen dan motivasi, dan setiap orang dapat menciptakan momen dan motivasi-nya sendiri.

Yang kedua adalah reformasi.
Yaitu merubah fungsi dan makna yang sudah ada, menjadi kondisi lain yang lebih mendekati ideal. Mengganti susunan. Menyusun kembali target capaian. Tentunya yang dibutuhkan adalah visi dan langkah-langkah untuk merealisasikannya.

Yah, tidak banyak yang bisa saya sampaikan.
Selain karena daya serap saya terhadap sebuah materi yang disampaikan secara oral-dan saya terima secara auditori cukup lemah, memang sesi materinya pun tidak lama.

Hal yang saya sampaikan di atas pun tidak sepenuhnya saklek sesuai dengan yang disampaikan Reza, melainkan saya olah dulu sesuai dengan pemahaman saya, kemudian saya sajikan dengan bahasa saya sendiri.

Dan jangan tanyakan cara ketiga setelah transformasi dan reformasi, bisa-bisa nanti saya jawab ‘reboisasi’.

*Paling ga blog-nya ga jablay-jablay banget lah ..

Cag.




 

November 2009
M T W T F S S
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Blog Stats

  • 1,347 hits